Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Review

Gilus Mix, the review

Disclaimer: Tulisan ini murni ditulis secara independen, bukan endorsement, bukan iklan. Semua yang ditulis berdasarkan pengalaman atau apa yang dirasakan oleh penulis. Jika terjadi perbedaan pengalaman atau rasa, mohon dimaklumi. Karena masing-masing orang memiliki selera yang berbeda. Terima kasih. Suatu hari, anak gue tiba-tiba mengatakan sesuatu dimana gue menyadari kalau itu adalah salah satu line dari iklan yang ia lihat di TV.  "emang itu iklan apa, kak?" "itu lho mah, gilus mis.." "hah? apa??" "gilus miss!!" Karena gue tidak paham dengan maksud dia, akhirnya gue minta dia memberitahu gue kalau ada  iklannya di TV. Dan akhirnya gue kenalan juga dengan Gilus Mix gara-gara varian rasanya yang menurut gue tidak umum, Pandan. Later i know, ternyata itu sensasi aromanya gaes *ngakak* Jadi kopi instant yang dibintangi oleh seseorang dengan suara sumbang khasnya itu, memiliki 3 varian rasa. Gula Aren Pandan Vanilla Berhubung gue sudah terbiasa...

Susu Cimory, Complete Review

Disclaimer: Tulisan ini murni ditulis secara independen, bukan endorsement, bukan iklan. Semua yang ditulis berdasarkan pengalaman atau apa yang dirasakan oleh penulis. Jika terjadi perbedaan pengalaman atau rasa, mohon dimaklumi. Karena masing-masing orang memiliki selera yang berbeda. Terima kasih. Sekitar 1-2 bulan yang lalu, temen gue sempet heboh perkara Susu Cimory coklat. Ada apakah dengan susu Cimory coklat? Ternyata ia mengeluarkan beberapa rasa kacang-kacangan. Ada rasa apa saja nih? Monggo dilihat jenis variannya dibawah ini. Karena varian rasanya banyak sekali, gaes! Disini gue nggak akan mereview satu-satu ya. Gue kasih garis besarnya saja.  Jadi, yang mana saja yang sudah gue coba? SEMUANYA hahahaha.. Yang terakhir gue coba adalah varian coklat. Untuk rasa coklatnya sendiri itu ada banyak jenisnya: Chocolate, Less Sugar, Choco Malt, Hazelnut, Cashew, Almond dan Sea Salt . Ada 7 varian sendiri yang didedikasikan untuk susu coklat. Mungkin nih ya, ini spekulasi gue, pe...

Susu Milku, a review.

Susu merupakan salah satu minuman yang dipercaya memiliki berjuta manfaat. Ia memiliki kandungan kalsium serta beberapa mineral yang dibutuhkan tubuh kita. Terlepas dari beberapa pro dan kontra mengenai susu, gue termasuk golongan kaum yang menganggap susu adalah minuman yang harus dikonsumsi setiap hari. Kebetulan beberapa hari yang lalu, gue dapat susu ini dari sekolahnya anakku. "Wah lumayan nih.. ngincipin susu baru. bisa direview juga,"gumamku dalam hati. Jadi tidak usah kebanyakan cingcong, berikut review susu Milku. Disclaimer: Tulisan ini murni ditulis secara independen, bukan endorsement, bukan iklan. Semua yang ditulis berdasarkan pengalaman atau apa yang dirasakan oleh penulis. Jika terjadi perbedaan pengalaman atau rasa, mohon dimaklumi. Karena masing-masing orang memiliki selera yang berbeda. Terima kasih. Susu Milku diproduksi oleh Wingsfood dan ia mengusung 2 rasa: strawberry dan coklat. Dari kemasannya sudah terlihat beberapa informasi antara lain: Terbuat dar...

Sudah Nonton Uncharted yang seri Rendang?

Ada yang sudah nonton Gordon Ramsay: Uncharted yang ditayangkan National Geography? Seri ini menjadi trending, karena si Masterchef dunia mampir ke Sumatera Barat untuk membuat rendang. Tak hanya membuat rendang, Gordon ditantang oleh Chef Legendaris Indonesia, William Wongso, untuk membuat rendang, dan akan dinilai oleh Gubernur Sumatera Barat itu sendiri. Inti acaranya seperti itu. Namun kita akan disajikan berbagai macam pemandangan yang luar biasa. Hal yang gue suka dari tayangan dokumenter khas National Geography adalah penyajian gambar yang luar biasa. Mata gue benar-benar dimanjakan dengan warna-warna apik, scene-scene yang memukau, dan juga alur cerita yang menarik.  Ini mungkin basically karena gue suka ama alam sih ya. Tak hanya penyajian alam Sumatera Barat yang memukau, sedikit banyak Gordon juga memberikan resep dan juga cara untuk membuat rendang yang baik. Kalau katanya pak William Wongso: yang penting karamelisasinya .  Gue gak bisa berkata banyak mengenai seri...

Penghujung Pelatihan "N&N Itu Asyik"

Masa pandemi seperti saat ini memang memberikan banyak waktu luang. Tidak sedikit dari kita yang kegiatannya terhenti karena tidak bisa keluar rumah, maupun melakukan aktifitas seperti dulu lagi. Daripada gue duduk diam dan berfikiran macam-macam, gue ikut aja pelatihan A-Z yang diadakan oleh teman-teman gue. Salah satunya adalah Pelatihan "Ngeblog & Nulis Itu Asyik" yang dimentori oleh Kak Irai dan Cece Maria. Itulah motivasi awal gue mengikuti pelatihan ini. Selain itu gue juga penasaran dengan platform blogger. Mohon dimaklumi, karena sebelumnya gue lebih sering bermain di platform wordpress. Dan benar saja! Ketika kita asyik mengerjakan sesuatu yang bermanfaat, waktu berjalan begitu cepat. Rasanya baru kemarin deh, Cece Maria kasih tau mengenai pelatihan bikin blog dan menulis. Eh taunya sudah mau selesai aja dong. Gue tidak rela pelatihan ini berakhir begitu saja. Namun ternyata pelatihan ini sudah berjalan hampir 3 minggu. Wah nggak terasa ya.  Time flies so fast ....

Menyunting salah satu postingan blog teman

Berbeda dengan postingan-postingan sebelumnya, postingan hari ini tidak ada hubungannya dengan masak memasak. Kenapa? Gue sedang mengikuti pelatihan Ngeblog dan Nulis Asyik yang diadakan oleh  Cece Maria dan kak Irai . Hari ini gue akan mengulas dan menyunting postingan dari salah satu peserta pelatihan ini, Mbak Eka Yunita. Gue kedapatan menyunting salah satu postingan berjudul Review Buku Lima Sekawan Enid Blyton . Sebelumnya gue mau minta maaf jika cukup banyak perubahan dari naskah aslinya. Hal ini dikarenakan penambahan tanda baca, pemenggalan kata dan juga penyederhanaan kalimat-kalimat panjang . Beberapa kalimat juga terkadang tidak ada subyeknya, sehingga gue sendiri harus membacanya berulang kali agar mengerti akan maksud dari tulisan tersebut. Sedikit masukan untuk mbak Eka, jujur gue bingung lho. Kira-kira ini yang dibahas buku Enid Blyton yang mana? Apakah membahas secara garis besar, atau hanya satu buku saja. Soalnya mbak Eka tidak menyertakan gambar dari bukunya sih...

Semangat tidak mengenal usia

Ketika gue blogwalking, ada satu blog yang cukup menyita perhatianku. Ini gara-g ara si pemilik blog sepertinya sebaya dengan mamah. Tak hanya itu, kalau dilihat-lihat ada beberapa kesamaan antara bu Willi dengan mamah. Apakah itu? Sama-sama menyukai roti. Di postingan ini , bu Willi bercerita bahwa beliau memiliki sebuah sahabat bernama Bread Master. Iya sebuah, bukan seorang. Karena ternyata setelah gue telaah dan gue baca berulang-ulang, si Bread Master merupakan sebuah mesin pembuat roti, saudara-saudara. Mampir ke blog beliau saat itu, gue seakan digiring oleh semesta untuk mengenal lebih dalam tentang whole wheat bread. Apakah roti gandum itu menggunakan tepung gandum semua? Bahan-bahan bikin roti gandum tuh apa aja ya? Cara bikinnya gimana ya? Segala pertanyaan tuntas terjawab, karena beliau memberikan resep roti gandum disana. Sayangnya nih, nggak dikasih tau penampakan sahabatnya bu Willi. Padahal penasaran banget ama bentuk si bread master milik beliau. I love you, Mommy Will...